Tiba-tiba,
Hati aku terasa sayu.
Tiba-tiba,
Jantung bergerak laju.
Tiba-tiba,
Mekar bunga kelihatan layu.
Tiba-tiba,
Otak terasa buntu.
Tiba-tiba,
Kaki statik bagai dipaku.
Tiba-tiba,
Diri terasa malu.
Tiba-tiba,
Kepala sakit bagai dihentak kayu.
Tiba-tiba.
Semuanya tiba-tiba.
Dari jauh kelihatan samarmu.
Dari dekat datang baumu.
Dari sini aku sayu.
Terlintas-lintas bayangmu.
Ternanti-nanti kau yang dulu.
